Salah satu isi pesan dari teman-teman adalah menyinggung masalah keyakinan dan kebenaran. Intinya nih ya, tentang keberadaan Allah, adanya taqdir dan syetan. Hmmm... menarik juga, dan ini bisa jadi bahan renungan kita semua sebagai umat Islam; umat Nabi Muhammad saw. Ini kutipan pesan yang berasal dari teman saya (maaf, tidak saya sebutkan namanya) :
Pada suatu hari hasan basri setelah dia menuntut ilmu jauh dinegri paman syam hanya guna mencari kebenaran yang selam ini dia pikirkan sampai dia sendiri tidak tahu harus mencari jawabnnya, ahirnya dia datanglah ke kiyai2 mulai kiyai kotaan sampai kiyai kampungan baik kiyai ahli faqih sampai kiyai ahli kalam, untuk mencari jawaban tersebut.. setelah sekian kali dia datangin kiyai2 tersebut tetapi masih belum mendapatkan kepuasan dari jawaban tersebut, ahirnya dia istirahat disebuah mushola kecil dideket sungai disebuah perkampungan untuk melakukan sholat isya', kemudian dengan sombong dia bertanya pada kiyai kampungan tersebut yang dia pikir tdk mengenyam pendidikan kuliah apalgi untuk kuliah diluar negri, karena merasa sudah putus asa mencari jawaban tersebut sehingga ada sebuah keinginan untuk iseng-iseng aza karena punya keyakinan kalau kiyai tersebut bakal tidak bisa menjawab, dan dia paling risih melihat kiyai yang tua tersebut dicium2 tangannya oleh para jamaah mushola yang kalau dilihat dari pakaiannya dari kalangan para petani.Semoga ini bisa menjadi bahan introspeksi diri buat kita semua...
hasan : Assalamualaikum pa kiyai.. (dengan salaman tetapi tidak mencium tangannya tidak seperti para jamaah)
pa kiyai : alaikasalam anak muda.. (pa kiyai hanya senyum biasa)
hasan : saya punya permasalahan yang mengganjal dipikiran saya..
pa kiyai ; apakah itu?
hasan : 1. tolong tunjukan Tuhan itu dimn? 2.syaethan kan terbuiat dari api kenapa dimasukin neraka sedangkan neraka itu api maka hanyalah sia2. 3. apa maksud taqdir?
pa kiyai: PLAKKK..!!! (sebuah tamparan mendarat di pipi anak muda tersebut)
anak muda tersebut kaget bukan maen..
anak muda : kenapa pa kiyai menampar saya..
pa kiyai: itulah jawaban dari segala pertanyaan kamu..
anak muda: maksudnya?
pa kiyai: pertanyaan pertama tunjukan Tuhan, jawabannya coba tunjukan rasa sakit kamu kepada saya? jawaban kedua kamu terbuatdari tanah dan tangan saya terbuat dari tanah kira-kira sakit tidak tamparan saya? jawaban ketiga kamu kena tamparan saya adalah taqdir...
anak muda tersebuta ahirnya diam sambil berpikir, bener juga jawaban dari kiyai tersebut,dan ahirnya pamitan pulang dengan mencium tangan pa kiyai tersebut..

0 komentar:
Posting Komentar
Luangkan waktu Anda untuk meninggalkan komentar di bawah ini. Terima kasih atas kunjungan Anda.